• Ming. Apr 19th, 2026

BANGKA – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang resmi membuka operasi SAR terhadap seorang pemuda yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Teluk Uber, Kabupaten Bangka, Selasa (13/1) sore.

Korban diketahui bernama Muhammad Aditya Tri Nugroho (19). Berdasarkan laporan, korban berenang bersama tiga rekannya sekitar pukul 13.45 WIB. Namun, korban bersama salah satu rekannya, Sofian, tiba-tiba terseret arus kuat dan gelombang besar. Sofian berhasil menyelamatkan diri dengan mengapai bebatuan di pantai, sementara Aditya terseret ke tengah laut dan hilang dari pantauan.

Kepala Kansar Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, mengatakan pihaknya segera mengerahkan satu tim rescue ke lokasi setelah menerima laporan dari keluarga korban.

“Korban terseret arus ke tengah laut saat gelombang sedang tinggi sehingga hilang dari pandangan,” jelas Mikel.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Kansar Pangkalpinang, Satpolairud Polres Bangka, TNI AD, BPBD Bangka, SAR Brimob Kompi C Sungailiat, Damkar Bangka, Laskar Sekaban, serta aparat desa setempat langsung melakukan pencarian.

Pada hari pertama pencarian, tim mengerahkan rubber boat dan drone thermal milik Basarnas untuk menyisir perairan dan memantau area dari udara. Cuaca ekstrem dan gelombang tinggi menjadi kendala utama dalam proses pencarian.

“Kami tetap mengoptimalkan pencarian dengan berbagai peralatan, termasuk drone thermal, sambil mengutamakan keselamatan personel,” tegas Mikel.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus dilakukan di sekitar lokasi kejadian.(rilis)

 

Bagikan Ke:
BACA JUGA:  Pikap Bermuatan Kardus Terbakar Hebat di Desa Palempat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *