• Ming. Apr 19th, 2026

Pangkalpinang – Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Februari 2026 mengalami deflasi 0,64 persen secara bulanan (mtm) dan inflasi 3,31 persen secara tahunan (yoy). Angka tersebut masih dalam target inflasi nasional 2,5±1 persen dan lebih rendah dibandingkan inflasi nasional 4,76 persen (yoy), sehingga Bangka Belitung menjadi daerah dengan inflasi terendah ketiga di Indonesia.

Deflasi bulanan dipicu turunnya harga sawi hijau, aneka ikan segar, dan cabai rawit. Sementara inflasi tahunan didorong kenaikan Kelompok Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 19,46 persen (yoy), terutama tarif listrik. Hal ini dipengaruhi perbandingan dengan Februari 2025 saat diberlakukan diskon tarif listrik 50 persen bagi pelanggan di bawah 2.200 VA. Kenaikan juga terjadi pada emas perhiasan akibat harga global dan komoditas cumi-cumi yang masih tinggi dibanding tahun lalu.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, menegaskan komitmen menjaga stabilitas inflasi bersama pemerintah daerah.

“Inflasi Bangka Belitung yang tetap dalam rentang sasaran nasional menunjukkan sinergi pengendalian inflasi berjalan baik. Kami akan terus memperkuat koordinasi, khususnya menjaga stabilitas harga pangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, strategi 4K — Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif — terus dioptimalkan guna menjaga inflasi tetap rendah dan stabil.

Hingga Februari 2026, Bank Indonesia telah memfasilitasi 15 kali Operasi Pasar Murah (OPM) dan Gerakan Pangan Murah (GPM), serta mendukung distribusi 18.500 kilogram daging sapi beku dari Bekasi ke Kabupaten Belitung Timur untuk menekan potensi lonjakan harga.

“Langkah ini preventif agar harga tetap stabil, terutama saat permintaan meningkat,” jelasnya.

Selain pengendalian jangka pendek, Bank Indonesia juga mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pemberdayaan klaster pangan binaan guna meningkatkan produksi lokal dan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

BACA JUGA:  Arie Primajaya Resmi Jabat Komisaris BUMD Babel

“Dengan Optimisme, Komitmen, dan Sinergi, kami yakin inflasi Bangka Belitung dapat terus dijaga sesuai sasaran nasional,” pungkas Rommy.(Rilis)

Bagikan Ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *