• Sab. Jun 13th, 2026
Pimpinan Majelis Taklim Basyairul Khoirot Bangka Belitung, Ustadz Ahmad Syaikhu. Foto : ist

PANGKALPINANG – Pimpinan Majelis Taklim Basyairul Khoirot Bangka Belitung, Ustadz Ahmad Syaikhu, menyampaikan pernyataan sikap terkait posisi kelembagaan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Ia menegaskan dukungannya agar Polri tetap berada langsung di bawah naungan Presiden Republik Indonesia.

Menurut Ustadz Ahmad Syaikhu, selama ini Polri telah menunjukkan kinerja yang positif dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai institusi penegak hukum dan penjaga keamanan negara.

“Polri telah melakukan banyak hal dengan bersikap profesional, independen, dan konsisten dalam menjaga keamanan Republik Indonesia,” ujar Ahmad Syaikhu, Sabtu (31/1/2026).

Ia menilai konsistensi Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional merupakan bukti nyata profesionalitas lembaga tersebut sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Meski demikian, Ustadz Ahmad Syaikhu juga berharap Polri tidak berhenti melakukan pembenahan internal. Ia mendorong institusi kepolisian untuk terus melakukan transformasi dan reformasi guna memperkuat legitimasi serta meningkatkan kepercayaan publik.

“Kami berharap agar Kepolisian Republik Indonesia terus mereformasi diri sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin baik,” pungkasnya.

Pernyataan ini menambah deretan dukungan dari tokoh agama di daerah yang menginginkan Polri tetap solid, profesional, dan berintegritas sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban negara.

Bagikan Ke:
BACA JUGA:  Inflasi Bangka Belitung Tetap Terkendali, Terendah Ketiga Secara Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *