• Kam. Jul 30th, 2026

SUNGAILIAT, BANGKABELITUNGTV.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka memperkuat fondasi pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) dengan menggelar Orientasi Kepalangmerahan bagi Guru Pembina dan Fasilitator PMR se-Kabupaten Bangka Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 29–30 Juli 2026, di Ruang Parai Tenggiri Kantor Pemerintah Kabupaten Bangka ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan para pendidik sebagai ujung tombak penanaman nilai-nilai kemanusiaan di sekolah.

Peserta orientasi berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Melalui kegiatan ini, para guru pembina dibekali pemahaman mengenai kepalangmerahan, kesukarelaan, kepedulian sosial, serta penguatan karakter kemanusiaan yang nantinya akan ditanamkan kepada para anggota PMR di sekolah masing-masing.

Ketua PMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs. H. Abdul Fatah, M.Si., yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif PMI Kabupaten Bangka dalam memperkuat pembinaan PMR. Menurutnya, guru pembina memegang peranan penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.

Ia menilai peningkatan kapasitas guru pembina harus terus dilakukan agar pembinaan PMR berlangsung secara berkelanjutan dan mampu melahirkan generasi yang memiliki empati, kepedulian, serta semangat menjadi relawan kemanusiaan.

“Kegiatan ini merupakan langkah yang sangat baik dalam memperkuat pemahaman kepalangmerahan bagi para guru pembina PMR. PMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendukung penuh kegiatan ini karena melalui PMR, nilai-nilai kemanusiaan dapat ditanamkan kepada generasi muda sejak dini,” ujarnya.

Orientasi secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bangka yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten Bangka, Syahbudin, S.IP., M.Tr.IP. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa PMR bukan sekadar organisasi ekstrakurikuler, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang peduli terhadap sesama, menjunjung tinggi semangat gotong royong, dan siap menghadapi berbagai situasi kemanusiaan.

BACA JUGA:  Posting Kritik MBG, Warga Didatangi Kades

Syahbudin mengapresiasi konsistensi PMI Kabupaten Bangka dalam membangun sinergi dengan dunia pendidikan melalui pembinaan PMR.

“Kami mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya menyebarluaskan nilai-nilai kemanusiaan melalui dunia pendidikan. Guru pembina dan fasilitator PMR memiliki peran penting dalam membentuk peserta didik menjadi pribadi yang peduli, berkarakter, dan memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi,” katanya.

Selama pelaksanaan orientasi, peserta menerima berbagai materi mulai dari sejarah dan prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, strategi pembinaan PMR di sekolah, hingga penguatan kapasitas guru dalam mendampingi kegiatan kepalangmerahan secara efektif.

Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Bangka berharap para guru pembina dan fasilitator semakin siap menjalankan perannya dalam mengembangkan organisasi PMR di lingkungan sekolah. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi upaya mempererat kolaborasi antara PMI dan dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang tangguh, berjiwa sosial, serta siap menjadi pelopor dan relawan kemanusiaan di masa mendatang.

Orientasi Kepalangmerahan Tahun 2026 menjadi bagian dari komitmen PMI Kabupaten Bangka untuk memperluas penyebaran nilai-nilai kemanusiaan sekaligus memperkuat regenerasi gerakan kepalangmerahan melalui pembinaan PMR di seluruh Kabupaten Bangka.

Bagikan Ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *