Salah satu petugas agama, asbani, yang bertugas di kecamatan belinyu, mengatakan hingga saat ini insentif tahun 2024 belum diterimanya.
Asbani menilai alasan efisiensi anggaran yang disampaikan pemerintah daerah tidak relevan. Pasalnya, berdasarkan laporan keuangan daerah, terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) puluhan miliar rupiah pada tahun anggaran 2024.
