• Ming. Apr 19th, 2026

Bangka – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, selama lebih dari empat jam menyebabkan banjir di sejumlah titik permukiman warga dan ruas jalan raya jumat (9/1). Sedikitnya 80 rumah warga dilaporkan terendam banjir akibat tingginya intensitas curah hujan.

Ketinggian air di beberapa lokasi bahkan mencapai kurang lebih satu meter. Sejumlah kawasan permukiman yang terdampak banjir di antaranya Lingkungan Sudi Mampir, Kelurahan Parit Padang; Lingkungan Sidodadi Pasar Impres, Kelurahan Srimenanti;Lingkungan Nelayan, Kelurahan Sungailiat; serta Kelurahan Bukit Betung dan Kenanga.

Akibat banjir tersebut, dua orang warga sempat dievakuasi oleh petugas sebagai langkah antisipasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Proses evakuasi dilakukan karena kondisi air yang terus meningkat saat hujan masih berlangsung.

Pihak Kecamatan Sungailiat bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan keselamatan warga terdampak, sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan apabila hujan kembali turun.

Selain permukiman, banjir juga merendam sejumlah jalan raya, di antaranya ruas jalan di Kelurahan Kenanga, Jalan Raya Deniang, serta Jalan Desa Cit di Kecamatan Riau Silip. Genangan air di sejumlah ruas jalan tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas.

Tak hanya itu, sejumlah rumah warga di Desa Cit dan Desa Lumut juga dilaporkan turut terendam banjir akibat luapan air yang belum sepenuhnya surut.

Pelaksana Tugas Camat Sungailiat, Leonardo Abdi Prasetyo, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi di lapangan.

“Kami bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi warga tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan banjir susulan jika hujan kembali turun,” ujar Leonardo.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sekitar pukul 16.00 WIB air laut diperkirakan mulai surut. Surutnya air laut diharapkan dapat membantu mengurangi volume genangan air di sejumlah permukiman warga yang terdampak banjir.(Fir)

Bagikan Ke:
BACA JUGA:  Nelayan Tak Melaut, Harga Ikan di Pangkalpinang Meroket

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *