• Ming. Apr 19th, 2026

BANGKA BARAT, BABELTV.COM — Lanskap hijau perkebunan sawit di kawasan Kelabat, Bangka Barat, berubah drastis menjadi area rusak dan porak-poranda. Sejumlah titik kebun dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat aktivitas penambangan ilegal yang diduga berlangsung tanpa hambatan.

Pohon-pohon sawit tumbang, tanah terkoyak, dan bekas galian terlihat jelas di berbagai lokasi. Kerusakan tersebut diduga dipicu oleh penggunaan alat berat yang masuk ke area perkebunan dalam beberapa waktu terakhir, tanpa adanya upaya pemulihan.

Rk (40), tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan bahwa aktivitas penambangan kini tidak lagi dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Menurutnya, para pelaku beroperasi secara terbuka, seolah tanpa pengawasan.

“Kami hanya bisa melihat. Sawit dirusak, tanah digali, tapi tidak ada yang bertindak,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Ia menilai, aktivitas tersebut bukan sekadar upaya mencari nafkah, melainkan sudah mengarah pada perusakan yang merugikan pemilik lahan.

“Masih banyak tempat lain untuk mencari makan. Ini hak pemilik kebun yang dirusak,” tambahnya.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait peran aparat penegak hukum. Pasalnya, hingga kini belum terlihat langkah konkret seperti penyegelan lokasi, pemasangan garis polisi, maupun penindakan terhadap pelaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas penambangan ilegal di kawasan tersebut telah berlangsung cukup lama dan semakin masif. Warga menduga adanya pihak tertentu yang memanfaatkan lemahnya pengawasan untuk menjalankan praktik ilegal tersebut.

Secara hukum, perusakan lahan perkebunan dan aktivitas tambang tanpa izin merupakan pelanggaran serius yang memiliki konsekuensi pidana. Namun di lapangan, penegakan hukum dinilai belum menunjukkan ketegasan.

Situasi ini dikhawatirkan tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan dan kerugian ekonomi masyarakat, tetapi juga menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

BACA JUGA:  Bursa Calon Ketua PSSI Bangka Belitung 2026-2030: Mintradjaya dan Robby Sahputra Bersaing

Warga pun mendesak aparat terkait, mulai dari kepolisian hingga instansi berwenang lainnya, untuk segera turun tangan. Penindakan tegas dinilai penting, tidak hanya untuk menghentikan kerusakan, tetapi juga mengungkap pihak-pihak yang diduga berada di balik aktivitas tersebut.

Jika tidak segera ditangani, kerusakan yang terjadi berpotensi semakin meluas dan sulit dipulihkan.

Bagikan Ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *