• Sab. Jun 13th, 2026

Koba – Guna mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bangka Tengah, khususnya pada sektor jalan, trotoar, dan drainase, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman melakukan kunjungan langsung ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepulauan Bangka Belitung Senin (5/1).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur strategis yang berada di wilayah Kabupaten Bangka Tengah, terutama yang berkaitan dengan ruas jalan nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Algafry Rahman didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra.

Salah satu usulan utama yang disampaikan adalah pembangunan trotoar dan saluran drainase di Kota Koba sepanjang 4.000 meter. Proyek ini direncanakan berada di sepanjang ruas jalan nasional Namang–Koba dengan pagu anggaran sebesar Rp12 miliar.

Selain pembangunan trotoar dan drainase, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah juga mengusulkan peninggian badan jalan di ruas Namang–Koba sepanjang 1,5 kilometer dengan pagu anggaran sebesar Rp7,5 miliar.

Menurut Algafry, peninggian badan jalan tersebut sangat dibutuhkan untuk mengatasi genangan air akibat rob yang kerap terjadi di kawasan tersebut dan sering mengganggu kelancaran arus lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor.

“Genangan air akibat rob ini cukup sering terjadi dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat. Karena itu kami mengusulkan peninggian badan jalan agar lebih aman dan nyaman dilalui,” ujar Algafry Rahman.

Tak hanya itu, Pemkab Bangka Tengah juga mengusulkan peninggian jalan nasional di Kelurahan Berok, serta pemeliharaan rutin ruas jalan Pangkalpinang–Namang yang merupakan salah satu jalur strategis penghubung antarwilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala Dinas PUPR Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra, menyampaikan bahwa ruas jalan nasional yang diusulkan merupakan akses utama yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.

BACA JUGA:  Tujuh Penambang Timah Ilegal Tewas Tertimbun Longsor

“Ruas Namang–Koba dan Pangkalpinang–Namang sangat vital. Dengan perbaikan drainase, trotoar, dan peninggian jalan, diharapkan permasalahan rob dan kerusakan jalan dapat diminimalkan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berharap seluruh usulan pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan, mengingat ruas jalan nasional tersebut merupakan akses utama penghubung Kota Pangkalpinang menuju Koba dan Toboali, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.(**)

 

Bagikan Ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *