BANGKA TENGAH — Banjir yang melanda Desa Lubuk Lingkuk, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, memasuki hari kedua, Sabtu (10/1). Hingga saat ini, genangan air masih terlihat di sejumlah titik, termasuk pada akses jalan utama dari Koba menuju Lubuk Besar maupun sebaliknya.
Kondisi tersebut menyebabkan para pengendara mengalami kesulitan saat melintas. Kendaraan roda dua maupun roda empat harus melaju perlahan demi menghindari risiko kecelakaan akibat jalan licin dan genangan air yang belum sepenuhnya surut.
Pascabanjir yang merendam sejumlah rumah warga, sebagian masyarakat mulai melakukan aktivitas bersih-bersih rumah dan lingkungan sekitar. Upaya ini dilakukan untuk memulihkan kondisi tempat tinggal agar dapat kembali ditempati secara aman dan nyaman.
Pantauan di lapangan, lumpur serta sampah sisa banjir masih terlihat memenuhi pekarangan hingga bagian dalam rumah warga. Kondisi itu memaksa warga bergotong royong membersihkan rumah secara manual dengan peralatan seadanya.
Di tengah proses pemulihan, warga berharap adanya penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah, khususnya terkait normalisasi aliran sungai yang dinilai menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir di wilayah tersebut.
Salah seorang warga, Fitria, mengungkapkan harapannya agar pemerintah segera melakukan langkah konkret untuk mencegah banjir serupa kembali terulang. Menurutnya, selain curah hujan tinggi, kondisi aliran sungai yang dangkal memperparah dampak banjir di kawasan permukiman.
“Harapannya kanal segera diperbaiki dan diperdalam agar aliran air bisa lancar tanpa meluap ke mana-mana. Selama ini air kerap tumpah ke jalan dan rumah warga karena kondisi kanal sudah tidak baik dan alurnya tidak berfungsi optimal lagi.” Ungkap Fitria saat ditemui di rumahnya
Sementara itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan penanganan darurat sekaligus menyiapkan langkah pemulihan pasca banjir. Kepala BPBD Bangka Tengah, Yudi Sabara, mengatakan pihaknya masih fokus memastikan keselamatan warga serta mempercepat proses pemulihan.
“Petugas BPBD bersama unsur terkait masih disiagakan di lokasi bencana. Kami juga terus berkoordinasi dengan dinas sosial untuk membuka dapur umum guna memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” ujar Yudi.
BPBD Bangka Tengah memastikan penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar aman dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.(RK)
