• Ming. Apr 19th, 2026

Bangka Tengah – Banjir merendam Desa Lubuk Lingkuk dan Desa Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (9/1) pagi. Banjir terjadi sekitar pukul 06.30 WIB akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.

Genangan air mengganggu akses jalan penghubung antarkecamatan dan melumpuhkan aktivitas warga. Hingga siang hari, ketinggian air dilaporkan mencapai pinggul orang dewasa, membuat warga kesulitan beraktivitas dan sebagian terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 36 rumah warga di Desa Lubuk Lingkuk dan 20 rumah di Desa Lubuk Pabrik terendam banjir. Air yang meluap berasal dari aliran sungai yang tidak mampu menampung debit air hujan, ditambah kondisi pasang air laut.

Salah seorang warga Desa Lubuk Lingkuk, Septi, mengatakan banjir datang secara tiba-tiba saat pagi hari.

“Air masuk sekitar setengah tujuh pagi secara tiba-tiba. Hujan sudah dua hari tidak reda, air terus naik dan langsung masuk ke rumah-rumah warga. Banjir kali ini lebih besar dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman bersama Kapolres Bangka Tengah turun langsung meninjau lokasi banjir. Pemerintah daerah menyiapkan langkah penanganan darurat, termasuk rencana pelebaran jalur aliran air.

“Ada dua desa yang terdampak cukup parah, yakni Lubuk Lingkuk dan Lubuk Pabrik. Di Lubuk Lingkuk ada 36 rumah terendam, sementara di Lubuk Pabrik sekitar 20 rumah. Curah hujan tinggi dan pasang surut air laut menjadi faktor utama, ditambah adanya aliran air yang terganggu,” kata Algafry Rahman.

Puluhan personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan instansi terkait dikerahkan untuk melakukan pengamanan, membantu evakuasi warga, serta memastikan akses darurat tetap bisa dilalui.

BACA JUGA:  90 Peserta Ikuti Story Telling Competition Kampung Inggris Bangka Belitung

Tak hanya di Kecamatan Lubuk Besar, banjir juga dilaporkan merendam sejumlah desa di Kecamatan Koba, di antaranya Desa Nibung dan Desa Berok.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Warga diminta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila kondisi air terus meningkat atau membutuhkan bantuan darurat.(RK)

Bagikan Ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *