PANGKALPINANG – Ketua Himpunan Alumni Santri Lirboyo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ustad Suruni Sohibul, menegaskan dukungannya agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah naungan Presiden Republik Indonesia.
Menurut Suruni, posisi Polri di bawah Presiden sudah sesuai dengan sistem ketatanegaraan Indonesia sebagaimana diatur dalam konstitusi. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga profesionalitas, independensi, serta stabilitas keamanan nasional.
“Polri adalah alat negara yang memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, sudah tepat jika Polri berada langsung di bawah Presiden agar tetap independen dan tidak mudah dipengaruhi kepentingan politik tertentu,” ujar Suruni dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).
Ia menambahkan, keberadaan Polri di bawah Presiden juga menjadi jaminan agar institusi kepolisian dapat bekerja secara profesional dan netral dalam menghadapi dinamika politik nasional.
Meski demikian, Suruni juga mendorong Polri untuk terus melakukan evaluasi internal guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik merupakan modal utama bagi Polri dalam menjalankan tugasnya.
“Dukungan ini harus diiringi dengan pembenahan dari dalam. Polri perlu terus berbenah, meningkatkan transparansi, profesionalisme, serta memperkuat pengawasan internal agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat,” katanya.
Suruni berharap, Polri ke depan semakin dicintai masyarakat dan mampu menjadi institusi yang benar-benar hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

