• Ming. Apr 19th, 2026

Bangka Tengah – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, SDIT Sahabat Qur’an Koba mengadakan acara Tarhib Ramadan bertema “Connect to Al-Qur’an” yang digelar di Masjid As-Shohabah, Selasa, 17 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti Dewan guru, pengurus Yayasan, serta orangtua siswa siswi SDIT Sahabat Quran.

Menghadirkan penceramah Ustaz Firdaus, Lc., M.Pd, ia mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat iman dan kedekatan dengan Al-Qur’an.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Firdaus mengawali dengan mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 183 tentang kewajiban berpuasa bagi orang-orang beriman.

“Allah memanggil yaa ayyuhalladziina aamanuu. Artinya, yang diperintah berpuasa itu orang beriman. Berislam belum tentu beriman, tetapi orang beriman pasti berislam dan siap menjalankan perintah serta meninggalkan larangan-Nya,” ujar Ustaz Firdaus.

Ia menegaskan bahwa puasa Ramadan hukumnya wajib, kecuali bagi mereka yang tidak mampu secara fisik maupun mental. Puasa Ramadan juga merupakan ibadah yang telah dijalankan umat-umat terdahulu, dengan tujuan utama membentuk pribadi yang bertakwa.

“Target puasa itu takwa. Ciri orang bertakwa salah satunya bersyukur, merasa cukup, dan mempersiapkan kematian dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Ustaz Firdaus juga mengulas sejarah puasa Ramadan yang mulai diwajibkan pada 10 Sya’ban tahun ke-2 Hijriah. Rasulullah SAW sendiri menjalankan puasa Ramadan sebanyak sembilan kali hingga wafat.

Dalam ceramahnya, Ustaz Firdaus memaparkan berbagai keutamaan bulan Ramadan, di antaranya setan dirantai sejak malam pertama hingga terakhir, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka, serta adanya jaminan pembebasan dari siksa api neraka setiap hari.

“Di bulan ini, kemaksiatan dipersempit dan amal saleh dipermudah. Setiap kebaikan dilipatgandakan pahalanya,” tuturnya.

Selain itu, Ramadan juga disebut sebagai bulan penuh rahmat di awalnya, ampunan di pertengahannya, dan pembebasan dari api neraka di akhirnya. Doa-doa dikabulkan, dosa-dosa diampuni, serta umat Islam akan merasakan dua kebahagiaan: saat berbuka puasa dan saat bertemu Allah SWT.

BACA JUGA:  Yuk Ramaikan! Ustaz Ucay Bakal Ceramah di Dua Lokasi HUT ke-23 Bangka Selatan

Tak kalah istimewa, Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an dan hadirnya malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.

Ustaz Firdaus menjelaskan, puasa memiliki banyak manfaat, di antaranya sebagai jalan meraih predikat takwa, wasilah mendapatkan syafaat, menahan gejolak syahwat, membuka pintu surga, menjaga kesehatan, serta menjadi sarana pelatihan akhlak yang sangat efektif.

Untuk meraih Ramadan yang sukses, ia mengingatkan pentingnya persiapan maksimal, baik persiapan hati dengan taubat, persiapan ilmu, fisik, maupun harta.

Ia juga mengingatkan agar umat Islam menghindari kesalahan umum saat berpuasa, seperti puasa tanpa ilmu, hanya menahan lapar dan dahaga tanpa menjaga akhlak, mudah marah, makan berlebihan, hingga melalaikan salat lima waktu.

“Jangan jadikan Ramadan sekadar rutinitas. Tarawih yang khusyuk itu lebih utama daripada sekadar mengejar jumlah rakaat. Kualitas lebih penting daripada kuantitas,” pesannya.

Kegiatan Tarhib Ramadan ini diharapkan mampu memotivasi jamaah untuk menjalani Ramadan dengan lebih bermakna.

“Semoga Ramadan kali ini menjadi Ramadan yang sukses, mengantarkan kita pada predikat takwa dan menjadi wasilah untuk masuk ke dalam surga Allah SWT,” pungkas Ustaz Firdaus.(RK)

 

Bagikan Ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *